Mail to: ighie[dot]ms[at]gmail[dot]com

Gedung


GEDUNG

Mendadak aku ingin menulis pagi ini, padahal harusnya aku kembali mengulang pelajaran untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Aaah... tak apalah refreshing sejenak.

Fikirku tertuju pada sebuah gedung. Ya... gedung yang pagi ini sedang disinari mentari. Unik.. why??

Salah satu bagian gedung itu terlihat terang dan jelas sedang bagian satunya lagi gelap karena tak mendapat cahaya mentari. (ha2... kursor laptopku berhenti beberapa saaat tak tau harus dilanjutkan dengan apa).

(akhirnya dapat!!) ya, mentari tentu tak bisa menyinari seluruh  bagian gedung, bukan karena tak adil tapi karena memang gedung punya beberapa sisi dan hanya salah satunya saja yang akan memperoleh sinar mentari dengan sempurna. Toh lambat laun mentari kan terus bergeser dan pada akhirnya mendaratkan sinarnya di bagian gelap itu sore hari nanti. Mungkin berbeda waktu dan suasana tapi semua pasti terjadi (kecuali sang mentari digelincirkan dari peredarannya, mungkin...)

Semua ini bisa jadi sama seperti kita, (analogi sederhanaku) kadang kita merasa Allah tak adil pada kita dengan kelebihan, kemudahan, dan kesenangan yang Ia berikan pada orang lain (saat itu kita sedang ada dalam fase gelap, sedang orang lain adalah bagian gedung yang mendapat sinar mentari) padahal pernah atau akan datang pada kita kelebihan, kemudahan, dan kesenangan dari Allah pada masa dan situasi yang berbeda. Anehnya, terkadang kita tak menyadari (parahnya tak mensyukuri, naudzubillah..) apa yang telah Allah berikan itu. Satu hal baik dari bagian (sisi) gedung ini adalah ia tak protes  pada tetangga bagian (sisi) lainnya (ya iyalah ga bisa gerak..^^), bayangkan jika tiba2 gedungnya muter2 karena semua pengen ke’adil’an pada saat yang sama ingin mendapatkan sinar matahari, kan serem... (sambil ngebayangin eifel, petronas, dan monas muter2... :D)
“satu hal yang pasti Allah telah tetapkan jalan cerita kita untuk hidup di dunia, semua Ia desain sendiri tanpa bumbu ketidak adilan... semua makhluk telah ditetapkan kelebihan, kemudahan, dan kesenangannya masing-masing. Lalu adakah alasan bagi kita tuk mengeluh dan menghujat karena perasaan tak adil itu”

Pada akhirnya mentari menyinari seluruh bagian gedung bisa jadi karena mentari lebih besar dari gedung begitupun luas pancaran sinarnya, hal inilah yang ku fahami Allah kan memberi kepada hambanya karena kebesaran-Nya dan luasnya kasih sayang-Nya....

0 comments:

apa yang kamu fikirkan?